Pulang Pisau – Menindak lanjuti Surat Undangan Kegiatan Implem Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau menggelar kegiatan sosialisasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Rabu, 11 Februari 2026 yang diikuti oleh para kepala madrasah dan pendidik dari berbagai satuan pendidikan, termasuk dari MTsN 2 Pulang Pisau. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Dr. H. Achmad Farichin, M.Pd.
Dalam pemaparannya, Dr. H. Achmad Farichin, M.Pd menjelaskan bahwa Kurikulum ini dirancang bukan sekadar untuk mengejar ketuntasan materi akademik, melainkan untuk membangun ekosistem belajar yang berakar pada kasih sayang, dan penghargaan terhadap sesama. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan penguatan nilai-nilai pendidikan yang menekankan pada pembelajaran yang humanis, penuh kasih sayang serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada penanaman nilai empati, toleransi, moderasi beragama, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. “Kurikulum Berbasis Cinta mengajak seluruh pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati, membangun kedekatan emosional, serta menumbuhkan semangat belajar yang dilandasi rasa kasih sayang dan penghargaan terhadap sesama,” ungkap beliau di hadapan peserta sosialisasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MTsN 2 Pulang Pisau, Bapak H. Sriyadi, M.Pd, bersama tujuh orang guru, yaitu Ibu Siti Rahmah, S.Ag, M.Pd.I, Ibu Sri Rofiah, S.Pd.I, Bapak M. Samson, S.Pd.I, Bapak Ahd. Asrani, S.Pd.I, Bapak Samsul Hadi, S.Pd, dan Bapak Ahmad Shoim, S.Pd. Kehadiran kepala madrasah dan guru tersebut menunjukkan komitmen MTsN 2 Pulang Pisau dalam mendukung kebijakan dan inovasi pendidikan yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami konsep serta strategi implementasi KBC secara menyeluruh, sehingga dapat diterapkan secara optimal di madrasah masing-masing. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengungkapkan berbagai pengalaman serta pandangan mengenai Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran di kelas maupun di lingkungan madrasah. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta di Kabupaten Pulang Pisau dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat dan penuh cinta terhadap sesama.
Tim Humas, (11/02/2026).


Beri Komentar